Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa (3x)Persujudan kepada Beliau, Yang Beberkah, Yang Mahasuci, Yang Telah Mencapai Penerangan Sempurna oleh Diri Sendiri (3x) Kiccho manussa patilābhokiccham maccāna jivitamkiccham saddhamma savanamkiccho buddhānam uppādo(Dhammapada XIV : 182)Sungguh sulit untuk dapat dilahirkan sebagai manusiasungguh sulit kehidupan sebagai manusiasungguh sulit ... [Selengkapnya]
Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa (3x)Persujudan kepada Beliau, Yang Beberkah, Yang Mahasuci, Yang Telah Mencapai Penerangan Sempurna oleh Diri Sendiri (3x) Ārogyaparamā lābhā, santuṭṭhiparamaṃ dhanaṃ. vissāsaparamā ñāti, nibbānaṃ paramaṃ sukhaṃ.(Dhammapada 204 – Sukha Vagga)Kesehatan adalah keuntungan yang paling besar. Kepuasan adalah kekayaan ... [Selengkapnya]
Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa (3x)Dānañca dhammacariyā ca etammaṅgalamuttamaṁti. Suasana Kaṭhina di Vihara Sasana Subhasita dipenuhi dengan umat Buddha yang begitu antusias untuk melakukan Saṅghadāna. Banyak umat yang mengikuti marathon Kaṭhina selama sebulan penuh. Dengan wajah tersenyum dan hati yang gembira menunjukkan betapa senangnya umat Buddha ... [Selengkapnya]
Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa (3x)Persujudan kepada Beliau, Yang Beberkah, Yang Mahasuci, Yang Telah Mencapai Penerangan Sempurna oleh Diri Sendiri (3x) Kālena dhammassavanaṁ Etammaṅgalamuttamaṁti.Mendengarkan Dhamma pada saat yang sesuai, Itulah Berkah Utama. Sehari-hari kalau kita mendengar kata ‘memberi’ atau kita melakukan memberi umumnya artinya ... [Selengkapnya]
Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa (3x)Persujudan kepada Beliau, Yang Beberkah, Yang Mahasuci, Yang Telah Mencapai Penerangan Sempurna oleh Diri Sendiri (3x) Kālena dhammassavanaṁ Etammaṅgalamuttamaṁti.Mendengarkan Dhamma pada saat yang sesuai, Itulah Berkah Utama. Minggu pagi berkumpul bersama melakukan kegiatan rutin di Vihara Sasana Subhasita ini, kita menggunakan waktu ... [Selengkapnya]
PendahuluanHidup adalah rangkaian peristiwa datang dan pergi. Sama seperti tubuh memerlukan makanan dan minuman untuk bertahan hidup, batin kita juga menerima “asupan” dari apa yang kita lihat, dengar, rasakan, dan pikirkan.Namun, semua asupan itu harus dilepaskan pada waktunya. Bila kita enggan melepas, yang tersisa hanyalah penderitaan. Ramani Lida Melani memulai dengan analogi ... [Selengkapnya]
Namo tassa Bhagavato Arahato Sammāsambuddhassa (3x)Yathāpi rahado gambhīro vippasanno anāviloevaṃ dhammāni sutvāna vippasīdanti paṇḍitāSeperti air di laut yang dalam, jernih dan tidak bergelombangBegitu pula bathin yang bijaksana, tenang & tentram setelah mendengarkan Dhamma(Dhammapada 82) Dalam kehidupan kita sehari-hari tentunya banyak sekali masalah yang harus kita hadapi. ... [Selengkapnya]
Namo tassa Bhagavato Arahato Sammāsambuddhassa (3x) Anekajātisaṁsāraṁ, sandhāvissaṁ anibbisaṁ. Gahakāraṁ gavesanto: dukkhā jāti punappunaṁ. Gahakāraka diṭṭhosi! Puna gehaṁ na kāhasi: sabbā te phāsukā bhaggā, gahakūṭaṁ visaṅkhataṁ, visaṅkhāragataṁ cittaṁ, taṇhānaṁ khayamajjhagā. - Jarāvagga 153-154 - Aku mencari si ... [Selengkapnya]
Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa (3x) Mātāpitu upaṭṭhānaṁ Etammaṅgalamuttamaṁti.Membantu Ayah dan Ibu, Itulah Berkah Utama. Berbahagialah Anda yang masih memiliki orangtua. Mengapa? Karena itu artinya Anda masih memiliki kesempatan untuk membalas budi baik mereka. Sungguh besar jasa orangtua kita. Di dalam Aṅguttara Nikāya, Sang Buddha mengatakan bahwa ada 2 orang ... [Selengkapnya]
Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa (3x) Tumhehi Kiccamātappaṁ, Akkhātāro Tathāgatā’tiEngkau sendirilah yang harus berusaha, Para Tathāgatā hanya menunjukkan Jalan.(Dhammapada 276) Hari suci Āsāḷha atau Āsādha sesungguhnya bukan hanya memperingati khotbah pertama Sang Buddha, tetapi juga memperingati saat TIRATANA menjadi lengkap dalam kehidupan kita sekarang ... [Selengkapnya]









.jpeg)