Berita / Ceramah

5 Keberuntungan


Puja Bakti Umum
Minggu, 5 January 2020
Vihara Sasana Subhasita
Sharing Dhamma: RM. Rudy Arijanto M. Kom
Tema Dhamma: 5 Keberuntungan
Penulis & Editor: Lij Lij


Semua orang tentunya ingin memiliki kehidupan yang baik, memiliki kehidupan yang enak, memiliki kehidupan yang beruntung. Tetapi pada kenyataannya banyak orang yang merasa hidupnya kurang beruntung atau bahkan sampai tua merasa hidupnya tidak beruntung.

Ada pepatah Tiongkok yang mengatakan "Kalau lahir miskin itu tidak salah. Tapi kalau mati miskin, itu salah!!". Artinya jika ketika kita lahir, orangtua kita miskin itu tidak bisa disalahkan (sudah kamma kita); tetapi kalau kemudian sampai mati kita masih miskin, itulah yang salah! Karena berarti hidup kita ini tidak ada keberuntungan ataupun juga kehidupan ini diisi dengan kemalasan sehingga 'betah menjadi orang susah'.

Lalu apa yang menyebabkan 'hoki' seseorang itu berbeda beda?? Saat ini mungkin hidup kita susah, tapi pasti ada yang lebih susah lagi dari kita. Sesusah-susahnya kita, masih bersyukur karena negara kita tidak dalam keadaan perang. Di negara yang sedang berperang, walaupun banyak harta yang dimiliki pasti tidak akan dapat hidup tenang dan nyaman. Hidup lebih mengerikan lagi. Sebaliknya kalau sekarang ini kita kaya, jangan juga berfikir bahwa kita sudah hidup luar biasa karena diatas kita masih banyak orang yang lebih kaya lagi, lebih hebat lagi. Jadi tidak perlu disombongkan. Yang terpenting adalah menciptakan bagaimana rasa bersyukur bahwa hidup kita lebih beruntung daripada orang lain.

Kita harus berfikir bahwa semua ini adalah memang karma kita. Yang membedakan kehidupan seseorang dengan orang lainnya adalah :
Perbuatan Baik
Yaitu perbuatan yang tidak merugikan diri sendiri dan makhluk lain.

Ada 4 hasil perbuatan baik :
-. Āyu > panjang umur;
menjadi keberuntungan hasil perbuatan baik.
-. Vaṇṇo > kecantikan / ketampanan;
'inner beauty' terpancar dari wajah orang yang senang berbuat kebajikan.
-. Sukhaṁ > kebahagiaan;
sebagai buah hasil perbuatan baik yaitu memperoleh kehidupan yang rukun dan bahagia.
-. Balaṁ > kekuatan;
hasil perbuatan baik berupa kekuatan dalam mengatasi setiap masalah yang datang. Daya tahan dan daya juang yang unggul dalam mengatasi kesulitan hidup.

Perbuatan baik mendatangkan keberuntungan dalam hidup.

Aksara "Fu" atau dalam bahasa hokkian dibaca "Hok" yang secara singkat diartikan sebagai hoki atau keberuntungan. Namun kata "Fu" atau "Hok" ini sebenarnya mengandung 5 hal dalam kehidupan, yaitu:
1. Panjang umur
Panjang umur tidak bisa kita ciptakan secara langsung, tetapi merupakan hasil dari proses perbuatan baik. Jangan mengeluh menginjak usia tua, justru kita harus bersyukur karena tidak semua orang bisa merasakan usia tua. Panjang Umur adalah keberuntungan pertama karena semakin panjang umur maka semakin banyak kesempatan untuk berbuat baik dan membuat hidup lebih berarti. Jagalah kesehatan kita sebagai persiapan hari tua.
2. Kekayaan
Kekayaan adalah keberuntungan yang kedua. Penting untuk memiliki kekayaan guna mengatasi beberapa kesulitan hidup. Dengan kekayaan kita juga dapat lebih banyak berbuat baik. Kita juga sepatutnya dapat menikmati kekayaan yang dimiliki dengan baik dan benar. Tidak hanya mengejar kekayaan tanpa tahu waktu untuk menikmati hasil kerja. Kekayaan juga tidak untuk diboroskan.
3. Kedamaian
Keberuntungan ketiga adalah kedamaian dalam kehidupan berkeluarga, bertetangga, bermasyarakat. Hidup ditempat yang sesuai itulah berkah utama. Kedamaian diciptakan oleh diri kita sendiri. Ketika masalah datang, selesaikanlah masalah dengan baik dan bijak dengan tidak mencari-cari kesalahan orang lain.
4. Visi
Kita harus punya cita-cita, punya target, punya visi yang dituju sehingga hidup tidak monoton. Bagaimana cita-cita untuk orang yang sudah tua? Bercita-citalah untuk sehat. Karena dengan menjadi 'sehat' kita tidak akan menyusahkan anak maupun menantu. Berolahraga dan banyak bergerak sebagai usaha untuk sehat.
5. Kematian tenang
Tidak semua orang dapat meninggal dengan tenang. Tekadkan agar kita dapat meninggal dengan tenang.

Nach, ada berapa keberuntungan yang sudah anda miliki?
Yang sudah tua mungkin sudah punya 4 keberuntungan: panjang umur, kaya, damai, punya visi.
Tinggal 1 keberuntungan lagi yang belum yaitu kematian tenang😜.
Yang masih muda mungkin baru punya 3 keberuntungan: kaya, damai, visi.

Bagaimana untuk dapat memiliki 5 keberuntungan tersebut?
Jawabannya hanya 1 yaitu :
Banyak Berbuat Baik




Related Postview all

How to Balance Material and Spiritual Life

access_time10 Desember 2019 - 22:34:05 WIB pageview 1609 views

Adanya berbagai perubahan menyebabkan kegelisahan dimasa yang akan datang. Kita terkadang tidak siap menghadapi perubahan. Misalnya perubahan penduduk yang semakin banyak, perekonomian yang ... [Selengkapnya]

Menjadi Buddhis yang Lebih Baik

access_time26 November 2019 - 00:13:55 WIB pageview 2899 views

Kegelisahan empiris dari data survey yang dikemukakan pembicara sebelumnya (Emil Atmadjaya) yang menunjukkan bahwa pertumbuhan umat Buddha tahun 2010-2050 adalah minus 0,3%. Hasil survey ... [Selengkapnya]

Memberikan Persembahan kepada Sangha dan Memuja Tapak Kaki Sang Buddha

access_time22 November 2019 - 01:15:05 WIB pageview 2668 views

Masa Kathina atau Kathina Kala atau disebut juga Civara Masa yaitu ‘bulan jubah’ yang berlangsung 1 bulan penuh setelah 3 bulan para Bhikkhu menjalani masa vassa. Pada tahun ... [Selengkapnya]

Berdana dengan Sila, Samadhi dan Panna

access_time22 November 2019 - 01:06:19 WIB pageview 2991 views

Ada seorang umat yang baru menjadi buddhis bertanya pada umat buddha yang sudah lama: apakah umat buddha bisa mengundang para bhikku untuk memberikan blessing pd keluarga kami? Apakah kami ... [Selengkapnya]

Kamma Menjelang Ajal

access_time10 November 2019 - 01:41:31 WIB pageview 3776 views

Berbicara mengenai ajal mungkin hal yang mengerikan, bicara kematian mungkin menjadi hal yang menakutkan bagi sebagian orang. Tetapi jika kita telah siap menghadapi kematian maka kita tidak ... [Selengkapnya]

menu SASANA SUBHASITA
menu