Berita / Artikel

Lima Kekuatan Dalam Kebajikan di Masa Covid-19


Lima Kekuatan Dalam Kebajikan di Masa Covid-19

Oleh : P.Md. Suhendri, S.E.,S.Pd.B.,M.M.,CPS

 

Hari Kemerdekaan Republik Indonesia adalah hari libur nasional di Indonesia untuk memperingati Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Setiap tahun pada tanggal 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan Hari Proklamasi Kemerdekaan ini dengan meriah, namun ada yang berbeda dengan tahun ini. Kalau dulu, kita mempersiapkan berbagai macam acara, mulai dari persiapan upcara bendera sampai dengan persiapan berbagai macam lomba seperti panjat pinang, lomba makan kerupuk, lomba memasak dan lain sebagainya. Saat situasi bangsa Indonesia sedang mengalami wabah Covid-19, tentu saja terjadi perbedaan yang sangat menonjol saat kita memperingati dan merayakan hari kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Walaupun demikian, makna Hari Kemerdekaan tahun 2020 tetap menjadi penting bagi seluruh bangsa Indonesia, khususnya bagi kita semua. Walaupun tidak sama, kita sebagai umat Buddha bisa memperingati 17 Agustus 2020 dengan cara-cara yang lain yang bisa membawa perubahan bagi Bangsa Indonesia ini, misalnya kita bisa melakukan diskusi-diskusi mengenai apa saja hal-hal yang bisa kita lakukan untuk Indonesia, terkait keragaman, toleransi, sikap peduli sesama dan perubahan apa yang bisa kita lakukan dari diri ini dan orang lain.

Salah satu hal yang bisa kita lakukan sebagai umat Buddha pada saat ini adalah dengan semakin banyak belajar Dhamma, waktu yang dahulu terasa cepat berlalu karena banyaknya aktivitas, karena kita banyak berdiam di rumah, para pekerja yang tadinya work from office, menjadi work from home, anak muda maupun orang tua yang semula sering bepergian, melakukan banyak kegiatan sekarang harus membatasi diri untuk keluar rumah. 

Saat ini banyak Vihara atau organisasi yang menyelenggarakan puja bhakti online, diskusi online, bahkan melakukan bhakti sosial online. Penulis akan membagi cerita bahwa dampak dari adanya covid-19 ternyata menambah porsi umat untuk belajar Dhamma melalui media online.

Pertama, penulis mengamati bahwa belajar Dhamma melalui Dhammasākacchāonline yang diselenggarakan oleh Vihara Dhamma Metta Jember dan Vihara Dhamma Harja Banyuwangi setiap hari menyedot perhatian umat Buddha yang bukan hanya bersifat lokal terbatas pada wilayah Jawa Timur, tetapi partisipannya banyak yang dari luar daerah, seperti dari Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, Medan, bahkan ada partisipan dari Amerika Serikat. Tentu saja agar Dhammasākacchā online ini menarik, maka harus dikemas dengan cara yang menarik, terutama pembicara dan tema yang harus tepat untuk para pendengarnya dan memerlukan berbagai macam cara agar acara ini menarik. Kita semua bahkan bisa menyaksikannya secara live melalui Youtube dengan cukup mengetik Dhammasākacchā Online, maka akan langsung muncul berbagai tayangan Dhamma yang menarik untuk disimak.

Kedua, penulis mengamati kegiatan Dhammaclass Vihara Sasana Subhasita- Tangerang yang khusus membahas mengenai Abhidhamma yang dahulu rutin dilakukan setiap minggu melalui offline, kini bisa disaksikan melalui offline maupun online. Romo Ruby sebagai pengajarnya dengan bantuan umat Buddha yang rutin mengikuti memberikan “angin segar” bagi mereka yang mau belajar Abhidhamma dari rumah masing-masing. Saat ini, kita bisa menyaksikan kelas Abhidhamma setiap minggunya melalui Youtube Channel

Ketiga, penulis mengamati  bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Ehipassiko Tangerang berupa bakti sosial yang rutin dilakukan hampir setiap bulan oleh para relawannya, membuat kita semua bangga bahwa pada saat kondisi sulit seperti ini, dimana mereka dengan cinta kasih dan kasih sayangnya mau memberikan perhatian dan meluangkan waktunya untuk berbagi. Kita juga bisa melakukan donasi melalui transfer secara cepat untuk mendukung kegiatan tersebut. 

Dari ketiga pengamatan yang penulis perhatikan, ada kesamaan dalam hal-hal yang mereka lakukan, yakni mereka mengembangkan Pañcabala, lima kekuatan dalam diri dan tim, sehingga kegiatan tersebut menjadi bermanfaat bagi banyak orang. Lima kekuatan itu terdiri dari, kekuatan keyakinan, kekuatan semangat, kekuatan perhatian, kekuatan keteguhan pikiran dan kekuatan kebijaksanaan sebagai yang terakhir.

Kekuatan Keyakinan
Dengan bekal kekuatan keyakinan, ketiga kegiatan tersebut yakin berhasil dengan baik. Oleh karena itu, keyakinan akan kebaikan tentu menjadi kekuatan besar dalam melakukan apapun, termasuk melakukan hal-hal yang membawa perubahan bagi orang lain.

Kekuatan Semangat
Dengan modal semangat maka kegiatan kegiatan tersebut dapat berhasil dengan baik, para anggota penyelenggara bersemangat dalam melakukan kebaikan demi banyak orang. Di sisi yang lain, semangat memberikan kekuatan besar dalam mewujudkan cita-cita dan harapan kita semua, yakni terus menabur benih benih kebajikan melalui kegiatan positif tersebut.

Kekuatan Perhatian
Dalam melakukan sesuatu harus diperhatikan dengan benar, yakni mengembangkan perhatian dengan kebijaksanaan. Kalau kita bisa mengembangkan ini di dalam kegiatan apapun, maka ketika ada persoalan akan mudah mencari solusi yang baik. Ini adalah kekuatan perhatian.

Kekuatan Keteguhan Pikiran
Pikiran yang teguh membawa pada pikiran-pikiran yang baik untuk dikembangkan, maka dari itu kegiatan tersebut juga bukan hanya sekedar kegiatan, namun bisa memberikan kekuatan pada keteguhan pikiran. Mengembangkan cinta kasih dan kasih sayang kepada semua makhluk, memusatkan pikiran melalui pengembangan batin (Cittabhāvanā) merupakan bagian yang tidak terpisahkan agar keteguhan pikiran menjadi kekuatan yang besar dalam diri kita semua.

Kekuatan Kebijaksanaan
Melalui pengembangan batin, kita juga bisa mengevaluasi apa yang sudah dikerjakan, yang kemudian juga akan menunjang kebijaksanaan. Ini adalah lima kekuatan yang saling berhubungan dan memengaruhi satu sama lain. Oleh karena itu, dari ketiga kegiatan tersebut merupakan salah satu cara mengembangkan kekuatan kebijaksanaan. 

Penulis menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada ketiga penyelelenggara kegiatan tersebut dan bisa sama-sama berkontribusi untuk kegiatan yang penuh manfaat untuk orang banyak.

Selamat merayakan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, semoga kita semua maju dalam Dhamma.

 



Related Postview all

6 Kualitas Yang Mengarah pada Ketidak-munduran

access_time03 September 2020 - 00:16:28 WIB pageview 181 views

Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa (3x)   “Suvijāno bhavaṃ hoti, suvijāno parābhavo; Dhammakāmo bhavaṃ hoti, dhammadessī ... [Selengkapnya]

Membangun Kedamaian Batin dan Kesehatan

access_time31 Agustus 2020 - 01:16:25 WIB pageview 227 views

Antara pikiran dengan jasmani adalah saling berhubungan. Secara medis juga dikatakan demikian; bahwasanya ketika pikiran kita berisi dengan pikiran-pikiran negatif maka ... [Selengkapnya]

PATTIDĀNA 2020 - Vihara Sasana Subhasita

access_time25 Agustus 2020 - 00:02:55 WIB pageview 248 views

Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa (3x)Terpujilah Sang Bhagavā, Yang Maha Suci, Yang Telah Mencapai Penerangan Sempurna (3x) Idaṁ vo ñātinaṁ hotuSukhitā hontu ... [Selengkapnya]

Mengapa Kita Harus Bermeditasi ?

access_time19 Agustus 2020 - 00:42:59 WIB pageview 262 views

Ada banyak alasan mengapa kita harus bermeditasi. Seperti hal nya jasmani kita yang butuh untuk dimandikan setiap hari. Misalkan dalam 1 minggu, 2 minggu, jasmani kita tidak dibersihkan, ... [Selengkapnya]

Petunjuk Jalan Hidup Sebagai Manusia

access_time06 Juli 2020 - 00:26:45 WIB pageview 337 views

Namo tassa bhagavato arahato sammāsambuddhassa (3x) Sebagaimana kita semua ketahui adalah sungguh beruntung kita terlahir sebagai manusia, jadi manusia yang baik, sering ke vihara, sering ... [Selengkapnya]

menu SASANA SUBHASITA
menu